PONTIANAK – PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 pada Rabu, 11 Februari 2026, di Aula Bank Kalbar, Jalan Rahadi Osman, Pontianak.

Dalam RUPS tersebut, para pemegang saham mengapresiasi capaian kinerja Bank Kalbar sepanjang tahun 2025 yang dinilai sangat baik. Hampir seluruh target dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) berhasil dicapai bahkan melampaui 100 persen. Capaian laba perseroan juga melampaui target, sehingga dividen yang dibagikan kepada pemegang saham meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

RUPS juga menyetujui pengunduran diri Rokidi dari jabatan Direktur Utama Bank Kalbar. Namun, pengunduran diri tersebut berlaku efektif setelah calon pengganti memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test). Hingga proses tersebut selesai, Rokidi tetap menjabat secara sah sebagai Direktur Utama.

Sebagai langkah suksesi kepemimpinan, RUPS mencalonkan Edy Kusnadi yang saat ini menjabat Kepala Divisi Sumber Daya Manusia sebagai calon Direktur Utama untuk mengikuti fit and proper test di OJK. Selain itu, Arif Gunanto dicalonkan sebagai Direktur Teknologi Informasi & Digital Banking, serta Zainudin dan Sudirman sebagai calon Direktur Umum, yang seluruhnya akan mengikuti proses uji kelayakan dan kepatutan.

Dalam rapat tersebut, pemegang saham juga mengesahkan laporan pertanggungjawaban Direksi, laporan pengawasan Dewan Komisaris, penggunaan laba bersih, penambahan setoran modal, serta menunjuk Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit laporan keuangan Tahun Buku 2026.

Dengan berbagai keputusan strategis tersebut, Bank Kalbar menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan kinerja, dan memberikan kontribusi optimal bagi pembangunan daerah Kalimantan Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *